Resmi Beroperasi, Lapangan Kemuning PEPC ADK Mampu Produksi Gas 3,5 MMSCFD

oleh -
OPERASIONAL : Peresmian lapangan Kemuning Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK), di fasilitas produksi lapangan Kemuning Sumur NGU-1X, Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Blora, Selasa (28/12/2021).

” DENGAN mulai beroperasi dan berproduksinya gas di lapangan PEPC ADK, diperkirakan akan menambah produksi gas sebesar 3,5 Million Standard Cubic Feet per Day (mmscfd) atau juta standar kaki kubik per hari. ”

BLORA, topdetiknews.com – Terhitung mulai Selasa (28/12/2021), lapangan Kemuning Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK), di fasilitas produksi lapangan Kemuning Sumur NGU-1X, Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Blora, resmi operasional, Selasa (28/12/2021).

Dengan mulai beroperasi dan berproduksinya gas di lapangan PEPC ADK tersebut, diperkirakan akan menambah produksi gas sebesar 3,5 Million Standard Cubic Feet per Day (mmscfd) atau juta standar kaki kubik per hari.

banner 278x90

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si yang hadir di acara peresmian operasional  lapangan Kemuning Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK) itu, berharap semoga bermanfaat untuk Indonesia, khususnya Kabupaten bagi Blora.

Menurut Direktur PEPC ADK,  Deddy Syam, project di lapangan PEPC ADK perkembangannya terus dipantau hingga pimpinan Pertamina.  Meski banyak yang menyangsikan, tetapi pada tanggal 28 Desember 2021 sudah mampu on stream beroperasi.

“Project ini saya katakan project cabe rawit roro jonggrang.  Kecil tapi gaungnya sampai kemana-mana, baik dari sisi pemda, Pertamina, Dirut, sampai ke Komut juga ditanyakan bagaimana progresnya, papar Deddy Syam.

Sementara itu, Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi Sub Holding Upstream Pertamina, Medi Kurniawan mengungkapkan, momen inagurasi on stream tersebut menjadi milestone yang sangat penting bagi PEPC ADK.

Baca Juga :  Detik-Detik Seekor Kerbau Berhasil Ditemukan di Semburan Lumpur Wisata Geologi Kesongo

Pihaknya berharap, dengan telah beroperasinya ADK dapat berkontribusi dalam memenuhi pasokan gas di Jawa Tengah dan Indonesia.

“Mulai saat ini dan ke depan, ADK ini sudah bisa berkontribusi terhadap produksi gas untuk Pertamina dan mungkin juga bisa memenuhi kebutuhan gas di Kabupaten Blora dan Provinsi Jawa Tengah sehingga ini menjadi dampak positif dengan adanya project ini,” terang Medi Kurniawan.

Sebagai informasi, lapangan Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK) memiliki luas area 23,71 Km² yang terdiri dari WK Kemuning dan WK Alas Dara.

Dampak Positif

Terpisah, Manager Senior Management Proyek SKK Migas, Nuzran juga berharap adanya pengembangan lapangan migas tersebut dapat memberikan dampak positif pada berbagai pihak.

“Kami harapkan juga pengembangan lapangan migas ini dapat memberikan multiplier effect. jadi bukan hanya dari produksinya tetapi juga kegiatan-kegiatan lain, ” harap Nuzran.

Harapan besar disampaikan Bupati Arief terkait telah beroperasinya  lapangan Kemuning Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK) itu.  Dikatakan, nantinya daerah-daerah operasi dari Pertamina diharapkan dapat merasakan manfaatnya. Sehingga daerah tersebut dapat turut berkembang dan mampu mengembangkan potensinya.

“Kita berharap nanti di daerah operasi Pertamina ini, kita juga ingin masyarakat sekitarnya bisa terlibat, mendapatkan manfaatnya. Desa Nglobo ini potensinya luar biasa untuk wisata dan sebagainya dan nanti kita dorong,” ungkap Bupati Arief.

Baca Juga :  LPPNU Diminta Kembangkan Padi Organik di Blora

Orang nomor satu di Blora itu minta kepada SKK Migas, agar beberapa lapangan yang ada di wilayah Blora bisa digali potensinya. Kepada Pertamina diharapkan  turut bersinergi dengan BUMD di Kabupaten Blora. “Saya titip juga BUMD kami untuk bisa diajak bekerja sama sehingga nantinya bisa mendukung pendapatan untuk daerah. Kalau perlu BUMD kami untuk dibina oleh BUMN Pertamina,” pungkas   Bupati Arief Rohman. *)

Reporter : Muji
Editor : Daryanto

No More Posts Available.

No more pages to load.