BLORA – Mimpi warga Desa Nglebur dan Desa Janjang, Kecamatan Jiken, untuk memiliki akses penghubung yang layak kini mulai menjadi kenyataan. Kodim 0721/Blora terus mengebut pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga di wilayah tersebut, Senin (6/4/2026).
Akses Vital Pendidikan dan Pertanian
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,5 meter ini bukan sekadar infrastruktur fisik. Keberadaannya memiliki peran strategis sebagai jalur utama pelajar menuju sekolah dan rute distribusi hasil pertanian yang selama ini terhambat kondisi geografis.
Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, melalui Danramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menyatakan bahwa proyek ini adalah bukti nyata kehadiran TNI AD dalam menjawab kesulitan masyarakat pedesaan.
“Kami mengoptimalkan pengerjaan di lapangan agar hasilnya segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Kapten Sumarno di lokasi pembangunan.
Progres Tahap Pengecoran
Pembangunan dilakukan secara bertahap dan terukur. Setelah menyelesaikan pembersihan lahan, penggalian pondasi, dan perakitan struktur awal, saat ini tim fokus pada tahap pengecoran serta penyempurnaan konstruksi utama.
Kapten Sumarno menambahkan, sinergi yang solid antara TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi kunci percepatan proyek ini. Semangat gotong royong yang tercipta menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun wilayah.
Dongkrak Ekonomi Lokal
Jembatan Gantung Garuda telah lama dinantikan warga karena akan memangkas waktu tempuh pengangkutan hasil panen menuju pusat desa. Dengan akses yang lebih mudah, cepat, dan aman, biaya logistik pertanian diharapkan menurun sehingga pendapatan warga meningkat.
“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak lagi kesulitan membawa hasil bumi. Kami optimistis ini akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat,” pungkas Danramil.






