SPPG By Pass Cepu Perkuat Komunikasi Internal, Briefing Jadi Kunci Kelancaran Layanan MBG

oleh
Ilustrasi breefing || ilustrator: muji/ai/topdetiknews.com

Blora, topdetiknews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) By Pass Cepu, Kabupaten Blora, terus memperkuat komunikasi internal guna menunjang kelancaran operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya ini difokuskan pada pelaksanaan briefing sebelum kerja, peningkatan koordinasi antar tim, serta pencegahan miskomunikasi di lapangan.

Kepala SPPG By Pass Cepu, Sabriansyah Putra Wardana, menegaskan bahwa briefing sebelum memulai aktivitas dapur menjadi langkah penting dalam menyatukan pemahaman seluruh tim.

“Briefing sebelum kerja sangat penting untuk menyampaikan pembagian tugas, alur kerja, serta hal-hal yang perlu diperhatikan pada hari itu. Dengan begitu, semua tim memiliki pemahaman yang sama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, koordinasi yang baik antar divisi—mulai dari persiapan, pengolahan, pemorsian, hingga distribusi—menjadi faktor penentu dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu pelayanan.

Baca Juga :  Diduga Pelaku Pencurian Uang Kotak Amal 2 Orang ditangkap Polisi

“Setiap divisi saling terhubung. Jika koordinasi tidak berjalan dengan baik, maka akan berdampak pada keseluruhan proses,” tambahnya.

Menurut Sabriansyah, komunikasi yang efektif juga menjadi kunci dalam menghindari kesalahan kerja akibat miskomunikasi. Oleh karena itu, pihaknya mendorong setiap relawan untuk aktif berkomunikasi dan saling mengingatkan di lapangan.

“Kami terus mengingatkan agar komunikasi tetap terbuka. Jika ada kendala atau hal yang belum jelas, langsung disampaikan agar tidak menimbulkan kesalahan,” tegasnya.

SPPG By Pass Cepu berkomitmen untuk terus membangun budaya kerja yang komunikatif dan terkoordinasi dengan baik. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan MBG sekaligus menjaga kepercayaan penerima manfaat.

Baca Juga :  Blora Selatan Rawan Puting Beliung, 34 Rumah Warga Desa Pulo Terdampak

Dengan komunikasi internal yang efektif, seluruh proses kerja di dapur dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan minim kesalahan, sehingga makanan yang didistribusikan tetap terjaga kualitasnya.

Tinggalkan Balasan