Mahasiswa KKN IAIKU Blora Siap Ekspor Misi Islam Moderat ke Malaysia

oleh

BLORA – Citra Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang biasanya hanya berfokus di wilayah pedesaan pelosok berhasil didobrak oleh Institut Agama Islam Khozinatul Ulum (IAIKU) Blora. Pada tahun ini, kampus lokal tersebut resmi menerjunkan puluhan mahasiswanya untuk menjalankan misi pengabdian masyarakat tingkat internasional di Malaysia.

Rektor IAIKU Blora, KH. Ahmad Zaki Fuad, menjelaskan bahwa sebanyak 24 mahasiswa terpilih dan enam dosen pembimbing akan bertolak ke Negeri Jiran. Mereka dijadwalkan menetap selama 25 hari di Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia untuk melakukan kolaborasi riset dan pertukaran budaya.

“Fokus kami tidak hanya pengabdian masyarakat biasa. Kami ingin mahasiswa meningkatkan keterampilan komunikasi internasional, melakukan sharing penelitian, sekaligus mengenalkan wajah Islam moderat khas Indonesia di sana,” ujar Ahmad Zaki saat acara pelepasan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (6/7/2026).

Baca Juga :  Bupati Dukung Polres Blora Usut Tuntas Kasus “Pelecehan Seksual Difabel"

Bentuk “Global Mindset” Anak Muda Daerah

Langkah progresif ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Blora, Arief Rohman. Menurutnya, program KKN luar negeri yang sudah memasuki jilid kedua ini menjadi bukti nyata bahwa institusi pendidikan di Blora mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompetitif.

Gus Arief, sapaan akrab Bupati, berpesan agar para mahasiswa mampu menjaga nama baik daerah dan bertindak sebagai agen intelektual yang adaptif. Ia berharap para peserta bisa membawa pulang ilmu tata kelola komunitas yang baik untuk diterapkan di Blora.

“Kalian mengemban misi penting sebagai duta budaya. Serap aspek positif di sana dan formulasikan pemikiran kritis tersebut untuk membentuk global mindset yang tetap berakar pada kearifan lokal,” tegas Bupati Blora.

Sementara itu, pihak kampus juga tidak melupakan kontribusi untuk daerah sendiri. Selain mengirim delegasi ke luar negeri, IAIKU Blora turut menerjunkan 261 mahasiswa KKN reguler untuk membantu program pemetaan anak putus sekolah di empat kecamatan di Blora. Guna menjamin keselamatan selama bertugas, seluruh mahasiswa KKN baik domestik maupun internasional telah dilindungi oleh fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.

Tinggalkan Balasan