Hadiri Malam Penghormatan di Kartasura, Putra Didi Kempot Terharu Karya Sang Ayah Tetap Abadi

oleh
Sepuluh finalis ajang pencarian bakat Mataram Singing Competition 2026 berpose bersama seusai malam pengumuman pemenang di Kafe Mataram, Kartasura, Senin (29/6/2026). || Foto: Nugi/topdetiknews.com

KARTASURA, topdetiknews.com – Malam final Mataram Singing Competition 2026 di Kafe Mataram, Kartasura, berubah menjadi malam penghormatan yang emosional. Acara tribute untuk mengenang maestro campursari Didi Kempot tersebut secara istimewa dihadiri langsung oleh keluarga almarhum.

Tampak hadir putra almarhum, Staso Prasetyo, bersama adik kandung Didi Kempot, Eko Gudel. Kehadiran mereka menambah kehangatan acara yang dipandu secara jenaka oleh duo Master of Ceremony (MC), Cepy dan Diah.

Suasana semakin meriah saat Staso dan Eko Gudel mengajak para finalis serta seluruh pengunjung bernyanyi bersama. Deretan lagu hit legendaris seperti “Stasiun Balapan” hingga “Sekonyong-konyong Koder” menggema, membawa memori para penonton kembali kepada sosok sang maestro.

Baca Juga :  Terus Dinego, Penerbangan Komersial di Ngloram Bisa di Bulan November

Melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir, Staso Prasetyo mengaku sangat terharu. Ia mewakili pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kafe Mataram dan seluruh penggemar yang memprakarsai acara tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini. Ini wujud nyata bahwa masih banyak masyarakat yang ikut nguri-uri (melestarikan) lagu-lagu karya bapak saya. Walaupun beliau sudah tiada, terbukti karyanya tetap abadi sepanjang masa,” ungkap Staso penuh kebanggaan.

Tinggalkan Balasan