BLORA – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, akhirnya rampung 100 persen. Jembatan yang didanai melalui Program Presiden Republik Indonesia ini dipastikan siap digunakan untuk memperlancar mobilitas warga sekaligus mendongkrak roda perekonomian setempat.
Keberhasilan penyelesaian proyek strategis ini tidak lepas dari sinergi solid di lapangan. Danramil 12/Ngawen, Kapten Masrukin, menyebut bahwa konstruksi fisik tersebut merupakan buah dari semangat gotong royong antara personel Satuan Tugas (Satgas) TNI dan warga desa.
”Alhamdulillah, pengerjaan Jembatan Aramco telah mencapai 100 persen. Ini adalah hasil kerja keras seluruh personel bersama masyarakat. Semoga jembatan ini memberikan manfaat besar dalam menunjang aktivitas sehari-hari,” ungkap Masrukin, Minggu (5/7/2026).
Konektivitas dan Harapan Warga
Selama ini, Jembatan Aramco menjadi salah satu fasilitas infrastruktur yang paling dinantikan oleh warga Desa Karangtengah. Kehadirannya diharapkan tidak hanya mempermudah akses anak-anak menuju sekolah dan fasilitas kesehatan, tetapi juga mempercepat laju distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber urat nadi ekonomi desa.
Kepala Desa Karangtengah, Didik Hariyanto, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas rampungnya jembatan vital tersebut. Ia secara khusus berterima kasih kepada pemerintah pusat dan jajaran TNI yang telah merealisasikan fasilitas impian warganya.
”Jembatan ini merupakan harapan masyarakat sejak lama dan kini wujudnya nyata di depan mata. Kami berharap konektivitas baru ini membawa kemajuan yang signifikan bagi Desa Karangtengah,” pungkas Didik.







