BLORA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blora bersama Pemerintah Kabupaten Blora dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora melaksanakan program bedah rumah bagi tiga warga kurang mampu di sejumlah wilayah Kabupaten Blora, Senin (15/6/2026).
Program sosial tersebut menyasar warga yang selama ini menempati rumah tidak layak huni. Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto turun langsung meninjau lokasi penerima bantuan didampingi Wakapolres Kompol Slamet Riyanto, pejabat utama Polres Blora, serta para kapolsek jajaran.
Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono mengatakan kegiatan bedah rumah merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
“Polri hadir untuk berbuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Program bedah rumah ini merupakan wujud sinergi Polres Blora, Pemerintah Kabupaten Blora, dan Baznas dalam membantu warga agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” kata Midiyono.
Tiga warga yang menerima bantuan bedah rumah tersebut yakni Sukarjan, warga Desa Palon, Kecamatan Jepon; Ngatmi, warga Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora; serta Karmini, warga Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban warga yang membutuhkan.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga. Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan membawa manfaat bagi keluarga penerima,” ujarnya.
Ketua Baznas Kabupaten Blora, H. Sutaat, mengapresiasi kolaborasi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjalankan program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi langkah efektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Selain program bedah rumah, Polres Blora juga menyiapkan sejumlah kegiatan sosial lainnya dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80, di antaranya penyediaan sarana air bersih dan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat. Warga yang mengetahui adanya rumah tidak layak huni di wilayahnya juga dapat melaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat untuk dilakukan pendataan dan verifikasi.
Program bedah rumah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan penerima manfaat. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan itu diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Blora.





