BLORA – Proyek pembangunan infrastruktur Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, semakin mendekati tahap penyelesaian. Memasuki fase krusial, personel TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong melakukan pengecoran lantai jembatan, Jumat (24/4/2026).
Tahapan penting ini terus digenjot demi mempercepat kelayakan akses transportasi darat bagi warga. Beroperasinya fasilitas penyeberangan ini diyakini bakal menjadi roda penggerak baru bagi perekonomian masyarakat pedesaan di wilayah tersebut.
Danramil 03/Banjarejo, Kapten Inf Munawar, turun langsung untuk mengawal tahapan pengecoran. Ia memastikan seluruh progres pengerjaan di lapangan berjalan mulus sesuai dengan lini masa dan rencana teknis yang telah ditetapkan.
Sinergi Kunci Percepatan Proyek
Dalam keterangannya, Kapten Inf Munawar menyampaikan apresiasi atas kekompakan tim gabungan di lokasi. Kerja keras tanpa henti ini menjadi jaminan bahwa jembatan bisa segera dinikmati oleh warga luas.
“Kami sangat optimistis pembangunan Jembatan Garuda ini dapat diselesaikan tepat waktu. Sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pengerjaan fisik di lapangan,” jelas Kapten Inf Munawar.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga Desa Klopoduwur memberikan kontribusi yang sangat masif. Keterlibatan aktif warga sukses meringankan beban kerja pada setiap tahapan konstruksi.
Pangkas Kendala Distribusi Tani
Tingginya partisipasi dan antusiasme warga Dukuh Wotrangkul menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur ini sangat vital. Selama ini, masyarakat sangat mendambakan akses jalur yang layak untuk menunjang rutinitas mereka.
Dengan rampungnya pengecoran lantai ini, Jembatan Garuda ditargetkan dapat segera difungsikan secara optimal. Kehadirannya kelak akan memangkas kendala mobilitas harian, memperlancar distribusi hasil panen pertanian, dan mendongkrak denyut ekonomi di Kabupaten Blora.






