Kisah Haru Bule Jerman Terbang ke Blora Demi Jenguk Soesilo Toer, Bawa Pesan Masa Lalu Pramoedya

oleh

BLORA, topdetiknews.com – Sebuah perjalanan lintas benua yang penuh muatan sejarah dan emosi baru saja terjadi di Kabupaten Blora. Dua warga negara Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald, rela menempuh penerbangan ribuan kilometer demi menemui penulis gaek, Soesilo Toer.

Kedatangan pasangan bule ini ke Blora bukanlah agenda pariwisata biasa. Joann memendam ikatan emosional masa lalu yang sangat pekat dengan keluarga besar maestro sastra Indonesia, mendiang Pramoedya Ananta Toer, yang tak lain adalah kakak kandung Soesilo Toer.

Keterikatan ini bermula dari ibunda Joann, Margit Liewald. Di masa lampau, Margit merupakan aktivis yang ikut menggalang dana melalui Amnesty International dalam kampanye membebaskan Pramoedya dari tahanan.

Baca Juga :  Rumah Sakit Bhayangkara Blora Akhirnya Diresmikan

Menuntaskan Rindu Masa Lalu

Kisah perjuangan sang ibu membuat Joann merasa dekat dengan sosok Pramoedya. Ia bahkan mengaku sempat berjumpa langsung dengan penulis “Bumi Manusia” tersebut sebelum medio tahun 2000-an.

“Saya tahu Pramoedya sudah tiada. Namun tahun lalu, saat liburan, kami baru mengetahui kalau adiknya, Soesilo Toer, ternyata masih hidup. Fakta itu membuat kami sangat ingin terbang ke sini untuk mengunjunginya langsung,” ungkap Joann dengan nada haru, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan dengan Soesilo Toer menjadi momen puncak yang emosional bagi Joann dan Claudia. Kunjungan yang diagendakan berlangsung hingga 5 Juni ini menjadi bukti nyata bahwa karya dan sejarah keluarga Toer mampu menggerakkan hati pembacanya hingga ke daratan Eropa.

Tinggalkan Balasan