BLORA, topdetiknews.com – Personel Koramil 11/Jati Kodim 0721/Blora bersama warga Desa Jati terus mengebut pembangunan Jembatan Garuda, Rabu (8/4/2026). Infrastruktur beton sepanjang 15 meter ini diproyeksikan menjadi jalur vital untuk memutus keterisolasian akses pendidikan dan ekonomi di wilayah selatan Blora.
Jembatan yang melintasi sungai di Dukuh Jati ini memiliki lebar 4 meter. Pembangunannya merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pertahanan RI dan TNI Angkatan Darat.
Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, menjelaskan bahwa saat ini pengerjaan difokuskan pada penguatan struktur utama.
“Pengerjaan pondasi cakar ayam terus kami kebut bersama warga. Fokus kami adalah agar jembatan ini segera fungsional, terutama untuk menjamin jalur aman bagi pelajar dan memperlancar angkutan hasil tani,” ujar Kapten Inf Puryanto.
Akses Aman bagi Pelajar
Selama ini, mobilitas warga di kawasan pedesaan Jati sangat bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan jalur alternatif yang memadai. Dengan adanya Jembatan Garuda, para pelajar tidak lagi harus menempuh risiko saat melintasi sungai, terutama saat musim hujan.
Selain fungsi sosial, jembatan ini juga dirancang untuk menopang beban kendaraan pengangkut logistik. Hal ini diharapkan mampu menekan biaya distribusi hasil pertanian warga setempat yang selama ini menjadi kendala ekonomi.
Sinergi di Lapangan
Pantauan di lokasi menunjukkan prajurit TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu sejak pagi hari. Semangat gotong royong ini menjadi mesin utama percepatan proyek agar selesai sesuai target yang ditentukan.
“Ini adalah wujud nyata dukungan TNI terhadap percepatan infrastruktur di daerah. Kami ingin manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas,” pungkas Danramil.






