BLORA, topdetiknews.com – Pemerintah Kabupaten Blora menambah jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjelang bulan suci Ramadan 2026. Satu unit dapur baru bernama SPPG Ngawen 3 resmi memulai operasionalnya di wilayah Kecamatan Ngawen pada Jumat pagi.
Pada hari perdana tersebut, para petugas langsung menyajikan menu rendang daging sapi untuk para penerima manfaat. Selain itu, pengelola menjamin sajian menu di SPPG Ngawen 3 akan selalu bervariasi agar standar kualitas asupan gizi tetap terjaga.
Yayasan Semua Anak Bangsa menjadi pihak yang menaungi dapur ini, serupa dengan pengelolaan pada SPPG Ngawen 1. Oleh karena itu, yayasan menerapkan sistem manajemen yang sama untuk menjaga konsistensi standar pelayanan gizi di wilayah tersebut.
Ketua Yayasan Semua Anak Bangsa, Febrian Candra, menjelaskan bahwa fasilitas fisik menjadi perbedaan utama antara SPPG Ngawen 1 dan Ngawen 3. Meskipun demikian, gedung baru ini memiliki rancangan yang lebih luas untuk mendukung kapasitas produksi makanan.
“Secara konsep dan kualitas pelayanan sama. Yang membedakan hanya tempatnya, Ngawen 3 ini lebih luas dan lebih representatif,” ujar Febrian Candra. Selanjutnya, luas bangunan ini bertujuan untuk memperlancar arus kerja para petugas dapur selama proses memasak.
Selain keunggulan pada luas bangunan, SPPG Ngawen 3 juga memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sangat memadai. Fasilitas tersebut berfungsi menjaga kebersihan lingkungan sekitar sekaligus memenuhi standar operasional prosedur kesehatan dapur secara ketat.
Kehadiran dapur baru ini diharapkan dapat menyempurnakan pelayanan gizi bagi anak-anak di Blora, khususnya di wilayah Ngawen. Pihak yayasan berkomitmen penuh untuk menjadikan unit ini sebagai contoh pelayanan gizi yang optimal bagi wilayah lainnya.






