Blora Jadi Pilot Project Nasional: Pabrik Bioetanol Berbasis Jagung Segera Dibangun

oleh
Sinergi TNI-AD, Pemerintah Kabupaten Blora, dan Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI dalam penanaman jagung serentak di Randublatung, Jumat (3/4/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah awal persiapan Blora sebagai pilot project nasional untuk pembangunan pabrik bioetanol berbasis jagung. || foto: Muji/topdetiknews.com

BLORA, topdetiknews.com – Kabupaten Blora bersiap mencetak sejarah dalam peta energi nasional. Setelah sukses menjadi lumbung jagung, Bumi Mustika kini diproyeksikan sebagai pionir pengembangan industri bioetanol berbasis jagung di Indonesia.

Rencana besar ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Dr. Yudi Sastro, saat kegiatan Panen Raya Jagung di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Jumat (3/4/2026).

“Insyaallah, pabrik bioetanol akan kita mulai dari Blora. Kita garap dari hulu hingga hilir dalam bentuk bioenergi,” tegas Dr. Yudi Sastro.

Menurutnya, status Blora sebagai daerah swasembada jagung menjadi alasan utama penunjukan ini. Kementan akan menurunkan tim khusus untuk melakukan pendampingan teknis agar potensi jagung lokal bisa dikonversi menjadi energi terbarukan.

Kedaulatan Energi dari Blora

Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Panglima Kopassus, Letjen TNI Jon Afriandi. Ia menilai integrasi pangan dan energi adalah kunci kedaulatan bangsa.

Baca Juga :  85 Persen Calon Haji Blora Lansia,  Sugeng Tindak Dulur Mugio Dados Haji Mabrur

“Luar biasa, jagung bukan cuma pangan tapi juga energi. Kita harapkan Blora menjadi pilot project. Mari kita bergerak dari Blora untuk bangsa,” ujar Letjen Jon Afriandi.

Senada dengan itu, Bupati Blora Arief Rohman menegaskan bahwa sinergi antara Pemkab, TNI, dan Kementan adalah kunci. Ia optimistis Blora siap menjadi penopang utama pangan sekaligus energi nasional.

Angin Segar untuk Petani Tebu

Selain isu jagung, kunjungan ini juga membawa kabar baik bagi sektor perkebunan tebu. Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menjamin pihaknya akan mengawal distribusi panen tebu petani.

Baca Juga :  Polisi Amankan 14 TonPupuk Bersubsidi Yang Diduga Diselewengkan

Bulog kini tengah memproses perbaikan internal di PT Gendhis Multi Manis (GMM). Restrukturisasi ini nantinya akan melibatkan putra-putri terbaik Blora di jajaran direksi untuk memperkuat manajemen pabrik.

Tinggalkan Balasan