16.534 Ekor Tikus di 19 Desa  Wilayah Blora Selatan Berhasil Digropyok

oleh -18 Dilihat
GROPYOKAN TIKUS : Diinisiasi Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH, lomba gropyokan tikus di wilayah Blora Selatan dan berhsil menangkap 16.534 ekor tikus.

” SETIDAKNYA ada 19 desa di wilayah Blora bagian Selatan yang mengikuti lomba gropyokan tikus yang diinisiasi Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH. Hasilnya, hanya beberapa jam total ada 16.534 ekor tikus yang berhasil ditangkap oleh warga. “

BLORA, topdetiknews.com   –  Lomba gropyokan tikus di wilayah Blora Selatan tepatnya di empat kecamatan (Cepu, Kradenan, Kedungtuban dan Randublatung), Rabu, (17/08/2022) yang diinisiasi Kapolres Blora,  AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH, berhasil menangkap 16.534 ekor tikus.

Sejumlah pihak, termasuk  Kepala Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Suko Hadi, berharap kegiatan tersebut digelar rutin dilaksanakan. Alasannya,  sangat efektif untuk menangkap hama tikus sawah yang meresahkan warga dengan cara ramah lingkungan.

banner 278x90

“Ini adalah terobosan baru dari Kapolres Blora. Hasilnya cukup efektif, puluhan ribu tikus berhasil ditangkap dalam hitungan jam. Harapannya kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan secara berkala. Warga juga senang ada insentif satu ekor tikus dihargai seribu rupiah,” papar Kepala Desa Gondel.

Setidaknya ada 19 desa di wilayah Blora bagian Selatan yang mengikuti lomba gropyokan tikus. Hasilnya, hanya beberapa jam total ada 16.534 ekor tikus yang berhasil ditangkap oleh warga. 

Rinciannya, di  Kecamatan Cepu gropyokan tikus yang dilaksanakan di Desa Jipang berhasil menangkap 136 ekor tikus- Di Kecamatan Randublatung (Desa Kutukan) berhasil menangkap 386 ekor. Di Desa Sumberejo berhasil menangkap 80 ekor.

Di wilayah Kecamatan Kradenan,  dari Desa Medalem berhasil menangkap 4.258 ekor, Desa Sumber sebanyak 2.969 ekor, Desa Nglungger sebanyak 1.215 ekor, Desa Mojorembun sebanyak 1.083 ekor dan di Desa Mendenrejo sebanyak 261 ekor.

Sementara itu dari wilayah kecamatan Kedungtuban, di Desa Nglandeyan berhasil menangkap 2.053 ekor tikus,  Desa Wado menangkap 1.741 ekor, Desa Pulo menangkap 710 ekor, Desa Gondel 660 ekor, Desa Tanjung 458 ekor, Desa Sidorejo 210 ekor, Sogo 100 ekor dan Desa Ketuwan 66 ekor. Berikut, di Desa Kemantren 63 ekor, Desa Panolan 54 ekor dan di Desa Jimbung berhasil menangkap 31 ekor.

Kapolres AKBP Fahrurozi mengapresiasi pelaksanaan lomba gropyokan tikus yang digelar pada saat hari kemerdekaan itu. “Alhamdulilah ini adalah hasil kerja keras bersama, terutama warga di Blora selatan. Ini adalah bukti nyata, bahwa pengendalian hama tikus sawah tidak harus menggunakan jebakan listrik namun dengan cara cara yang ramah lingkungan nyatanya juga efektif dan bisa menangkap tikus dalam jumlah yang banyak,” ucap Kapolres Blora. *)

Reporter : Muji
Editor : Daryanto

No More Posts Available.

No more pages to load.