Respon Laporan Warga, Bupati Blora Bedah Rumah Mbah Samijah dan Bantu Cucu Difabel

oleh
Bupati Blora Arief Rohman (tengah) berbincang dengan Samijah (71) saat meninjau kondisi rumah tidak layak huni di Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Selasa (15/9/2026). || Muji/topdetiknews.com

BLORA, topdetiknews.com – Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi rumah tidak layak huni milik Samijah (71), warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong. Bupati Blora Arief Rohman meninjau langsung lokasi tersebut untuk menyerahkan bantuan penanganan sosial pada Selasa (15/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua Baznas Blora H. Sutaat, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Laga Kusuma, serta jajaran Dinas Sosial P3A dan Puskesmas setempat. Informasi mengenai kondisi lansia tersebut diperoleh dari laporan media dan relawan sosial di lapangan.

“Kami menerima laporan dari rekan-rekan media dan relawan mengenai kondisi rumah warga yang tidak layak. Hari ini kami salurkan bantuan dari Baznas dan ASN agar rumah ini segera dibedah menjadi hunian yang layak,” ujar Arief Rohman.

Baca Juga :  Bupati Arief Segera Wujudkan Blora Mempunyai MPP

Bantuan Bedah Rumah Rp20 Juta dan Pendampingan Cucu Difabel

Selain mengawal perbaikan fisik bangunan, Bupati menjenguk dua cucu Samijah yang mengalami disabilitas sejak lahir. Pihaknya menginstruksikan Dinas Sosial P3A dan Baznas untuk memberikan pendampingan serta perhatian secara berkelanjutan kepada keluarga tersebut.

Ketua Baznas Kabupaten Blora, H. Sutaat, menjelaskan bahwa pihaknya mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp20 juta untuk rehabilitasi total rumah Samijah. Penanganan tersebut juga didukung oleh Dinas Sosial P3A yang menyerahkan bantuan logistik berupa kasur, selimut, bantal, serta peralatan dapur.

Bupati meminta pemerintah desa setempat bersama masyarakat mengawal proses perbaikan rumah secara gotong royong. Pihaknya juga mengapresiasi peran sekitar 150 relawan IPSM di Blora yang aktif menyampaikan aduan sosial di tingkat desa.

Tinggalkan Balasan