BLORA – Harapan warga Desa Nglebur dan Desa Janjang, Kecamatan Jiken, untuk memiliki akses transportasi yang layak segera terwujud. Prajurit Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat resmi memulai pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Jumat (3/4/2026). Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi solusi permanen atas sulitnya mobilitas warga yang selama ini terhambat kondisi geografis.
Solusi Vital di Musim Hujan
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,5 meter ini dibangun untuk mengatasi kendala akses yang kerap melumpuhkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan. Selama ini, buruknya konektivitas berdampak langsung pada terhambatnya distribusi hasil tani dan denyut ekonomi di kedua desa tersebut.
Danramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menegaskan bahwa proyek ini adalah bukti kehadiran negara melalui TNI AD dalam menjawab kesulitan rakyat.
“Jembatan Gantung Garuda adalah bentuk nyata kepedulian untuk membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi. Kami ingin masyarakat tidak lagi kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya di lokasi pembangunan.
Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan
Lebih lanjut, Kapten Sumarno berharap infrastruktur baru ini memberikan dampak instan bagi kesejahteraan warga. Dengan konektivitas yang lebih baik, warga desa kini dapat menjangkau fasilitas umum dan pusat ekonomi secara lebih mudah, cepat, dan efisien.
“Kami ingin jembatan ini dimanfaatkan optimal, terutama untuk memperlancar distribusi hasil pertanian sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ini,” tambahnya.
Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari percepatan pemerataan infrastruktur pedesaan di Kabupaten Blora. Sinergi antara TNI dan warga dalam proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.






