Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Daerah Jawa Timur memberikan klarifikasi resmi terkait insiden pendaratan darurat pesawat swayasa bermotor PK-S360 di Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Meski pesawat terbakar dan mengalami total loss, dua kru dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Ketua Umum FASI Jawa Timur yang juga Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, menjelaskan pesawat tersebut dalam perjalanan kembali menuju pangkalan di Malang usai meramaikan acara Pangandaran Air Show. Pesawat sempat melakukan transit dan pemeriksaan teknis di Lanud Adisutjipto Yogyakarta sebelum lepas landas pada pukul 12.07 WIB.
Namun, sekitar pukul 13.27 WIB, FASI Jatim menerima laporan bahwa pesawat mengalami gangguan mesin (lost power) di atas wilayah Blora. Penerbang langsung menjalankan prosedur darurat dan berhasil mendaratkan pesawat di area persawahan Desa Sarimulyo.
Kondisi Kru dan Evaluasi Penyebab Kejadian
Dua kru pesawat, Dhony Vasmin dan Ignatius Andreas, dievakuasi dalam keadaan sehat dan langsung menjalani pemeriksaan medis di Puskesmas Ngawen. Pihak FASI menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Sarimulyo dan petugas setempat yang bergerak cepat membantu proses penanganan di lapangan.
“Alhamdulillah, kedua kru dalam kondisi sehat dan selamat. Pendaratan darurat dapat dilaksanakan sesuai prosedur. Selanjutnya, kami menghimpun seluruh data dan melakukan analisis untuk mengetahui penyebab gangguan pada mesin,” ujar Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, Senin (7/9/2026).
Terkait terbakarnya badan pesawat usai mendarat, FASI Jatim memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh. Klarifikasi ini disampaikan secara resmi untuk mencegah simpang siur informasi yang beredar di media sosial.







