Masuk Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI, Bupati Arief Rohman Siap “Jual” Potensi Blora di Jakarta

oleh

BLORA, topdetiknews.com – Bupati Blora, Arief Rohman, memastikan kesiapannya untuk terbang ke Jakarta guna menjalani presentasi di hadapan dewan juri Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Orang nomor satu di Blora ini bertekad memanfaatkan panggung nasional tersebut untuk mempromosikan visi pembangunan kebudayaan Blora yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepastian ini disampaikan Arief setelah menerima undangan resmi dari PWI Pusat untuk mengikuti tahapan presentasi yang dijadwalkan berlangsung pada 8–9 Januari 2026 di Gedung Pers, Jakarta. Arief menjadi satu dari tujuh bupati se-Indonesia yang terpilih masuk dalam nominasi bergengsi tersebut.

“Ini kesempatan baik bagi kami di daerah, mendapatkan anugrah luar biasa dari PWI Pusat yang nantinya akan diberikan saat peringatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Banten, Jawa Barat. Saya siap hadir,” tegas Arief saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).

Politikus PKB ini merasa optimistis karena tema yang diusung AK PWI tahun ini, yakni “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers”, memiliki keselarasan kuat dengan visi kepemimpinannya. Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan slogan “Sesarengan mBangun Blora” yang ia gagas.

Baca Juga :  Jaga Kualitas Daftar Pemilih, Bawaslu Blora Instruksikan Pengawasan Melekat Pada Jajarannya

“Ini hampir sama ya dengan visi saya, yakni Sesarengan mBangun Blora yang Maju dan Berkelanjutan, termasuk di bidang kebudayaan,” tambahnya.

Dalam sesi presentasi nanti, Arief Rohman tidak akan sendirian. Ia akan menghadapi lima penguji dari kalangan pakar dan budayawan, seperti Sudjiwo Tejo, Dr. Nungki Kusumastuti, hingga Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir. Mereka akan membedah proposal Blora yang berisi video, dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), hingga peraturan daerah (Perda) terkait.

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menjelaskan bahwa Bupati Blora terpilih setelah melalui seleksi ketat administrasi yang menyisihkan banyak kepala daerah lain. Penilaian dewan juri akan menitikberatkan pada aspek inovasi budaya dan dampaknya terhadap masyarakat lokal maupun nasional.

Baca Juga :  Masuk Kepengurusan Baru, Koni Blora Targetkan 5 Besar Porprov 2026

“Mereka telah terpilih melalui seleksi oleh lima Dewan Juri kami, dan wajib mengikuti tahapan berikutnya,” ujar Yusuf.

Selain Bupati Blora, kepala daerah lain yang akan bersaing dalam ajang ini antara lain Wali Kota Malang, Wali Kota Samarinda, Bupati Temanggung, hingga Bupati Manokwari.

Tinggalkan Balasan