BLORA, topdetiknews.com – Stigma negatif mengenai game online di kalangan pelajar perlahan mulai terkikis di Kabupaten Blora. Hal ini dibuktikan melalui semaraknya Turnamen E-Sports Mobile Legend Kapolres Blora Cup 2026 yang resmi bergulir pada Senin (22/6/2026).
Kompetisi yang digelar guna menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 ini tidak didesain sebagai ajang hiburan semata. Kehadiran petinggi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Blora menegaskan bahwa arena ini merupakan panggung resmi pencarian bakat atlet profesional.
Kasi Humas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., mewakili Kapolres AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan adanya misi pembinaan di balik acara tersebut. Pihak kepolisian sengaja memfasilitasi 225 gamer muda dari 45 tim ini agar mereka memiliki ruang berekspresi yang terarah.
Buka Jalan Menuju Pentas Provinsi dan Nasional
Dukungan penuh untuk pembibitan ini juga mengalir langsung dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) serta Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. Kolaborasi lintas sektoral ini menjadi jaminan bahwa bakat e-sports di daerah kini memiliki jalur prestasi yang berjenjang.
“Bermain game saat ini bisa menjadi jalan untuk mengejar prestasi membanggakan. Meskipun demikian, kami tetap berpesan agar para peserta menjadikan pendidikan di sekolah dan ibadah sebagai prioritas utama,” pesan AKP Midiyono.
Menariknya, sebagai syarat mutlak menjadi calon atlet yang berkarakter, seluruh peserta terlebih dahulu mengikrarkan Deklarasi Kamtibmas sebelum bertanding di Auditorium Iwan Ibrahim. Melalui wadah positif ini, Kabupaten Blora diharapkan segera melahirkan atlet e-sports andal yang siap mendulang medali di kancah nasional.







