BLORA – Memasuki usia ke-28 pada 23 Juli 2026, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) didesak untuk terus memperkuat pengabdian dan pengawalan kebijakan ekonomi pro-rakyat. Momentum Peringatan Hari Lahir (Harlah) tahun ini dinilai menjadi ruang refleksi kritis bagi seluruh kader, khususnya di tingkat daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, menegaskan bahwa kepercayaan publik yang diberikan kepada kader PKB di legislatif maupun eksekutif harus dibayar dengan kerja nyata. Menurutnya, mengawal kebijakan agar tepat sasaran merupakan prioritas utama dalam menjalankan amanah rakyat.
“Harlah ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Kader PKB harus terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memberikan solusi atas persoalan rakyat,” ujar Mustopa, Jumat (17/7/2026).
Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Peringatan Harlah ke-28 PKB tahun 2026 mengusung tema “Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi”. Tema ini menekankan komitmen partai dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat bawah.
Mustopa menambahkan, semangat dari tema tersebut harus diterjemahkan ke dalam program kerja konkret di Kabupaten Blora. Ia mengimbau seluruh kader di daerah untuk memperkuat sinergi dan menjaga integritas dalam mengawal arah pembangunan lokal.
“Amanah ini harus diwujudkan melalui pengawalan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan publik,” pungkasnya.







