Penanganan Kasus PPA Polres Blora Jadi Rujukan Terbaik Nasional

oleh
ILUSTRASI – Poster kampanye seruan untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Isu ini membutuhkan peran serta aktif masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menekan angka kasus yang terjadi. (Foto: AI/Istimewa)

BLORA, topdetiknews.com – Kepolisian Resor (Polres) Blora menerima apresiasi tingkat nasional atas kinerjanya dalam melindungi kelompok rentan. Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Indonesia menetapkan model penanganan kasus di Polres Blora sebagai “Contoh Terbaik” yang layak menjadi rujukan bagi kepolisian di seluruh Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung di Blora, Senin (12/1/2026), merujuk pada Surat Keputusan Nomor SK/TRC-PPA/02/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Januari 2026.

Ketua Nasional TRC-PPA Indonesia, Jeny Claudya Lumowa, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengakuan atas sistem penegakan hukum yang berperspektif korban. Menurutnya, Polres Blora berhasil membuktikan komitmen tinggi dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak.

“Model penanganan kasus PPA yang diterapkan Polres Blora diakui sebagai contoh terbaik yang dapat dijadikan referensi untuk upaya perlindungan perempuan dan anak di seluruh Indonesia,” ungkap Jeny dalam keterangannya.

Baca Juga :  Antisipasi Penimbunan Pangan, Polisi di Blora Pantau Ketersediaan dan Harga Pangan

Penghargaan utama diberikan kepada Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H. Ia dinilai memiliki kepemimpinan efektif dalam mengoordinasikan penanganan kasus serta memastikan penegakan hukum berjalan sesuai regulasi tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan.

Selain Kapolres, apresiasi juga diberikan kepada jajaran pejabat utama dan teknis. Wakapolres Kompol Slamet Riyanto diapresiasi atas strategi penanganan yang disusun, sementara Kasat Reskrim AKP Zaenul Arifin dinilai sukses dalam manajemen penyidikan yang profesional.

Di lini terdepan, penghargaan khusus diberikan kepada Kanit PPA Satreskrim Blora, Ipda Subiyanto, beserta seluruh anggota unitnya. Tim ini dinilai memegang peran sentral dalam memberikan perlindungan langsung, melakukan pendampingan, serta memantau proses pemulihan korban pasca-kejadian.

Nama-nama personel Unit PPA yang turut menerima penghargaan antara lain Aipda Sunu Rachmawanto, Brigpol Ary Yuliawan, Brigpol Liya Susi Nurpianti, Brigpol Selly Elyta, Brigpol Tri Wardani, Briptu M. Samsul Maarif, dan Briptu Charis Krisna Mukti. Dedikasi mereka dianggap krusial dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di wilayah Blora.

Tinggalkan Balasan