Edy Wuryanto Berikan Sosialisasi, Advokasi dan KIE

oleh -
Edy Wuryanto berikan Sosialisasi, Advokasi dan KIE warga kunduran yang berjumlah sekitar 100 orang peserta || Foto: Muji

Anggota Komisi IX DPR RI, Edi Wuryanto berasal dari Fraksi PDI Perjuangan hari ini kunjungi warga Kunduran, Rabu (08/12). Menggandeng BKKBN Edy Wuryanto lakukan Sosialisasi, Advokasi dan KIE. Peserta yang hadir sekitar 100 Orang, dan Bertempat di Ruang pertemuan Kantor Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora.

BLORA, topdetiknews – Kegiatan Sosialisasi, Advokasi dan KIE dilakukan di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Kunduran.  Edy Wuryanto menggandeng BKKBN Pusat sebagai mitra kerja Komisi IX DPRRI.

Turut hadir dalam acara, Kepala Dinas Pengendalian kependudukan dan Keluarga berencana (Daldukkb) sekaligus meresmikan kampung KB di 23 Desa Sekecamatan Kunduran.

banner 278x90

Dalam sosialisasinya Edi Wuryanto bersama Mitranya, BKBN bertema pengendalian stunting.

Menurut Edy pemerintah harus mengedukasi dan mendampingi masyarakat agar tau bagaimana mengatasi stunting.

“Bagaimana kita mengedukasi, mendampingi. Tidak hanya mengedukasi ya,  juga mendampingi, sampai warga betul-betul stunting tau, bagaimana gejalanya tau, cara mengatasinya stunting tau, dan keluarga bisa dibimbing untuk menggunakan resource sumber-sumber yang dia miliki secara mandiri mengatasi stuting. Ini semua adalah hal edukasi promosi kesehatan, ini semua harus dimandirikan,” jelas edy

Anggota DPRRI ini juga menambahkan faktoor-faktor terjadinya stunting “Saya kira banyak factor yang mempengaruhi stunting ya, seperti persoalan pendidikan, persoalan ekonomi, persoalan budaya dan masih banyak lagi,” tambahnya

Bahkan Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan diblora seharusnya tidak ada stunting.

Baca Juga :  Diinisiasi Kapolres, Blora Punya Satgas Covid -19 Pelajar

“Di Blora ini banyak nutrisi yang bisa bisa dipakai untuk bahan makanan sehingga tidak ada lagi yang Namanya stunting. Namun karena klenik warga ada yang tidak mau memakan daun kelor, (kelorina) ini tumbuhan tinggi nutrisi, dan Blora penghasil pohon kelor terbaik ini. Namun karena takul ilmunya luntur jika mengkonsumsi itu. Inilah faktor klenik,” tutup Edy *)