Peristiwa Kentong
Kemudian kasus dari RSUD Cepu, pasien dari Desa Kentong, Kecamatan Cepu, lanjut Lilik Hernanto, belum terbukti secara laboratorium positif , melainkan positif rapid test atau tes cepat. Tes antibodi.
Pihaknya juga sudah melakukan penelusuran kepada sejumlah orang yang baik kontak langsung maupun tidak langsung kepada. Jumlahnya ada 14 orang.
”Sebanyak 14 orang itu, 7 orang dari keluarga besarnya dan 7 orang dari Puskesmas Cepu, di hari ke delapan sudah kita rapites semuanya. Disaksikan Bupati Blora, dan hasilnya, ke -14 orang itu hasilnya negatif,” tambah Lilik.
Untuk kondisi pasien asal desa Kentong yang dirawat di RSUD Cepu tersebut, secara klinis kondisinya cukup baik dan sudah dilakukan swab test dan dikirim ke BTKL Yogyakarta. ”ita berdoa semoga hasilnya negatif.”
Lilik menyebut, ada lagi kasus PDP yang meninggal dunia dari kecamatan Tunjungan, yaitu seorang perempuan usia sekitar 60 tahun, rujukan dari rumah sakit Wira Husada Blora ke rumah sakit Tentara di Semarang.
”Hasil rapites di rumah sakit negatif, tetapi meninggal dunia dan sudah di swab test. Kita masih menunggu hasilnya. Almarhum sudah dikebumikan kemarin di Tunjungan,” tambah Lilik Hernanto. *)
Penulis : Muji
Editor : Daryanto







