Tak Perlu Lagi Arungi Sungai, Pemasangan Lantai Jembatan Perintis Garuda Nglebur Rampung 100 Persen

oleh
Seorang prajurit TNI (Babinsa) dari jajaran Kodim 0721/Blora tampak teliti memotong sisa ujung papan kayu menggunakan gergaji mesin (circular saw) saat merapikan alas Jembatan Perintis Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jumat (8/5/2026). || Foto: Istimewa

BLORA, Topdetiknews.com – Warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, sebentar lagi tak perlu lagi nekat menyeberangi arus sungai dengan berjalan kaki. Pasalnya, impian mereka untuk memiliki jalur penyeberangan yang layak melalui Jembatan Perintis Garuda kini semakin mendekati tahap akhir penyelesaian.

Terbaru, personel TNI di lapangan bersama masyarakat setempat berhasil menuntaskan pemasangan papan lantai jembatan, Jumat (8/5/2026). Pemasangan alas ini menjadi penanda krusial beralihnya proyek jembatan gantung tersebut ke fase konstruksi atas.

Danramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menjelaskan bahwa lantai jembatan memiliki fungsi yang sangat vital. Bagian ini akan menjadi penopang utama lalu lintas beban manusia maupun barang, sehingga pengerjaannya menuntut ketelitian tinggi.

“Hari ini pemasangan papan lantai jembatan telah selesai dilaksanakan. Pengerjaan akan terus kami percepat agar akses ini segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” ujar Kapten Inf Sumarno.

Baca Juga :  Jembatan TMMD Kodim Blora Usai Dibangun, Warga Tak Lagi Terjang Sungai Untuk Ke Sawah

Gotong Royong dengan Alat Sederhana

Sebelum menyentuh bagian alas, tim gabungan telah merampungkan konstruksi dasar yang tak kalah berat. Tahapan berat tersebut meliputi pengecoran fondasi, pembuatan blok angkur, serta struktur penahan penyeimbang lainnya.

Menariknya, seluruh proses perakitan lantai gantung ini dilakukan murni mengandalkan tenaga manusia alias gotong royong. Dengan peralatan yang terbilang sederhana, prajurit TNI dan warga menyusun papan secara bertahap, presisi, hingga terangkai kokoh dari ujung ke ujung.

Fokus Lanjutan: Pagar Pengaman

Menyusul rampungnya alas pijakan jembatan, fokus pekerjaan selanjutnya akan langsung dialihkan pada perakitan pagar pengaman di sisi kanan dan kiri. Tahapan ini sangat penting untuk memastikan standar keamanan warga saat melintas.

Baca Juga :  Puncak HPN 2026: Bupati Arief Rohman Terima Anugerah Kebudayaan dari Menko Pemberdayaan Masyarakat

Berdirinya Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan segera mengakhiri kendala akses yang selama ini membelenggu warga. Kelak, fasilitas ini akan menjadi urat nadi utama yang mempermudah mobilitas harian, terutama bagi para petani saat mengangkut hasil panen.

Tinggalkan Balasan