BANTEN, topdetiknews.com – Bupati Blora, Arief Rohman, resmi menerima Trofi Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, Senin (9/2/2026). Penghargaan ini diberikan kepada Bupati Blora bersama 10 kepala daerah lainnya di Indonesia yang dinilai berhasil memajukan kebudayaan daerah secara inklusif.
Penyerahan trofi dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang mewakili Presiden RI Prabowo Subianto. Turut mendampingi dalam acara tersebut Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, Ketua PWI Pusat Ahmad Munir, dan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat.
Bupati Blora, Arief Rohman, berhasil meraih penghargaan ini setelah mengangkat aktualisasi ajaran Samin sebagai spirit pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Blora. Ia menilai momentum ini sangat berharga bagi tim dan masyarakat Blora.
“Ini momentum luar biasa. Terimakasih kepada Tim penyusun materi yang sudah bekerja keras, sehingga di puncak HPN 2026, bisa menerima trofi AK PWI Pusat 2026,” ungkap Arief Rohman.
Bupati menambahkan bahwa keberhasilan ini dipersembahkan sepenuhnya untuk masyarakat Blora. Ia mengapresiasi dukungan warga dalam menjaga dan memajukan kebudayaan lokal selama ini.
“Keberhasilan ini bukan untuk Bupati, tapi untuk masyarakat Blora, karena selama ini sudah mendukung Pemerintah Kabupaten Blora dalam hal ikut serta memelihara dan memajukan Kebudayaan,” imbuhnya.
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pers dalam mendukung agenda pembangunan nasional di tengah tantangan disrupsi digital. Ia memandang pers sebagai mitra strategis pemerintah.
“Pers yang sehat adalah fondasi penting bagi demokrasi dan pembangunan. Pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis dalam memberdayakan masyarakat dan menjaga keutuhan bangsa,” ujar Muhaimin.
Muhaimin juga menegaskan bahwa pemerintah sangat terbuka terhadap kritik konstruktif yang disampaikan oleh insan pers selama tetap berpijak pada fakta dan etika jurnalistik.
“Kritik yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab justru menjadi pengingat agar kebijakan tetap berada di jalur kepentingan rakyat,” tegasnya.
Sebagai informasi, 10 Kepala Daerah yang menerima Trofi AK PWI Pusat 2026 antara lain Wali Kota Malang, Bupati Temanggung, Wali Kota Mataram, Wali Kota Samarinda, dan Bupati Manggarai.
Penerima lainnya adalah Bupati Blora, Bupati Lampung Utara, Bupati Labuhanbatu, Bupati Padang Pariaman, serta Bupati Manokwari. Masing-masing daerah membawa keunggulan budaya mulai dari kota kreatif hingga festival harmoni sosial.







