Oleh : Urip Daryanto
” LEBARAN .. Ini Cerita Soal Lebaran … Sekarang hakekatnya semua sudah sirna – Minta dan menerima maaf cukup dengan kata – Dan .. itupun tersampaikan lewat udara – Tanpa kita tahu bagaimana ekspresinya ….. ”
Lebaran Bukan Soal Kemewahan
Melainkan sebuah kesempatan untuk kembali dekat dengan orang-orang yang kita sayangi
Agak mereda memang makna itu semua
Atau justru makna itu sudah hilang entah kemana
Karena saat ini zaman memang sudah “menggila”
Anakku dulu Orang selalu anjangsana
Saling memaafkan
Saling mengabarkan
Saling berbagi keadaan
Atau saling mencicipi hidangan
Ah .. Sekarang semua sudah sirna
Minta dan menerima maaf cukup dengan kata
Dan .. itu tersampaikan lewat udara
Tanpa kita tahu bagaimana ekspresinya ..
Ada Yang Masih Bertahan Memang
Lebaran identik dengan kemeriahan
Baju baru, hidangan melimpah ..jauh dari kesederhanaan
Inipun masih mending saudaraku ..
Daripada Lebaran menjadi ajang ‘pamer’
Baik langsung maupun di Medsos
Ah sulit menauladani petuah Pak Kyai
Bahwa Lebaran bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki..
Melainkan, Lebaran seharusnya tentang seberapa banyak kita bisa berbagi
Ah.. senadainya kita mampu meneladani petuah Pak Kyai..
Tak lagi banyak orang stres jelang Lebaran
Tak akan ada orang hutang lantaran baju baru ..
Tak ada lagi orang merasa kurang …
Lantaran Lebarannya Tak semewah orang-orang
Meski bukan seorang Kyai ..
Yakinlah .. Kesederhanaan Akan Membuat Lebaran Lebih Berarti
Kesederhanaan Akan Membuat Lebih Bermakna…
Semoga Harapan Yang Tidak Salah..
Lebaran harusnya bagaimana kita mensyukuri nikmat yang sudah ada
Lebaran adalah berbagi dengan sesama
Lebaran Adalah momen untuk mempererat hubungan dengan keluarga …
Semoga …
Blora, Medio April 2025





